Gerakan Perempuan Mengaji
Gerakan Perempuan Mengaji: Refleksi Rajab untuk Perempuan Maju, Bermartabat, dan Berkeadilan
Madiun, 19 Januari 2025 – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Madiun bersama Majelis Tabligh dan Ketarjihan menyelenggarakan kegiatan “Gerakan Perempuan Mengaji” dengan tema “Refleksi Rajab untuk Wanita Lebih Maju, Bermartabat, dan Berkeadilan” . Hujan tak meyurutkan niat para ibu-ibu menghadiri kegiatan ini. Acara yang digelar di Masjid Baiturrakhim Margobawiro ini dihadiri oleh 230 peserta, terdiri dari ibu-ibu ‘Aisyiyah se-Kota Madiun dan masyarakat umum. Selain itu juga dihadiri ketua PDM Kota Madiun, Bapak Sutomo, S.T.
Kegiatan ini menghadirkan Prof. Madya Dr. Hj. Betania Kartika, M.A.,dari Malasyia sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau mengulas ayat-ayat Al-Qur’an terkait peran strategis perempuan dalam Islam, termasuk kisah inspiratif Ibu Nabi Musa dalam Surah Al-Qasas ayat 7-13. “Kisah ini mengajarkan ketegaran, kepercayaan kepada Allah, dan peran perempuan sebagai penjaga nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Materi dan Nilai yang Disampaikan
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan dari perwakilan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah. Prof Betania menekankan pentingnya perempuan memahami hak dan tanggung jawabnya sesuai ajaran Islam, termasuk dalam Surah Al-Ahzab ayat 35 yang menyebutkan kesetaraan pahala bagi laki-laki dan perempuan yang taat beribadah. “Kebahagiaan perempuan adalah kebahagiaan keluarga, masyarakat, dan umat. Dengan ilmu dan ketakwaan, kita bisa menjadi agen perubahan,” tambahnya.
Peserta juga diajak merefleksikan makna bulan Rajab sebagai momentum meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial. Melalui Surah At-Taubah ayat 36, narasumber mengingatkan agar bulan haram dimanfaatkan untuk memperkuat ketakwaan dan menghindari kezaliman.
Antusiasme Peserta dan Harapan Ke Depan
Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta. Salah satu peserta, Luluk Khumaera, menyatakan, “Acara ini membuka wawasan tentang bagaimana menjadi perempuan yang tangguh sekaligus berakhlak mulia sesuai tuntunan Al-Qur’an.”
Panitia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memicu semangat perempuan ‘Aisyiyah untuk aktif berkontribusi dalam pendidikan dan penguatan masyarakat. “Perempuan adalah pilar peradaban. Dengan mengaji dan memahami Al-Qur’an, kita bisa membangun generasi yang unggul dan berkeadilan,” tutur Ibu Ely Inayah, M.Pd, Koordinator Majelis Tabligh.
Acara ditutup dengan doa bersama. Gerakan ini menjadi bukti komitmen ‘Aisyiyah Kota Madiun dalam memberdayakan perempuan melalui pendekatan spiritual dan intelektual.
#Aisyiyah#PDA Kota Madiun#GPM