Menjadi Pemimpin Berkarakter: Pesan Inspiratif Ketua PWA Jawa Timur di Musywil V IGABA*
Malang, 7 Februari 2025 Dalam pembukaan Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-V Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Jawa Timur, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur, Dra. Rukmini Ammar, M.Ap., menyampaikan pesan mendalam tentang karakter guru TK Aisyiyah dan kepemimpinan. Dalam pidatonya, beliau menekankan bahwa seorang guru tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai pemimpin yang mampu membawa perubahan.
Karakter Guru TK Aisyiyah: Fondasi Pendidikan Berkemajuan
Menurut Dra. Rukmini Ammar, guru TK Aisyiyah harus memiliki empat karakter utama yang menjadi landasan dalam menjalankan tugasnya:
1. Spiritual Seorang guru harus memiliki hubungan yang kuat dengan Allah SWT. Keikhlasan dalam mengajar dan membimbing anak-anak merupakan cerminan dari spiritualitas yang mendalam.
2. Perilaku yang Dinternalkan Nilai-nilai moral dan etika tidak hanya diajarkan, tetapi juga harus dihidupkan dalam keseharian. Guru harus menjadi teladan bagi anak-anak didiknya.
3. Berkemajuan Pendidikan harus selalu berkembang sesuai dengan tuntutan zaman. Guru TK Aisyiyah diharapkan terus belajar dan berinovasi dalam metode pembelajaran.
4. Kepedulian Guru harus memiliki empati tinggi, baik terhadap peserta didik, rekan sejawat, maupun masyarakat sekitar. Kepedulian ini menjadi kunci dalam membangun lingkungan belajar yang harmonis dan inklusif.
Menjadi Pemimpin yang Mampu Membawa Perubahan
Selain menyoroti karakter guru, Dra. Rukmini Ammar juga menegaskan bahwa setiap guru sejatinya adalah pemimpin. Beliau menguraikan empat kualitas penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin:
1. Mampu Memobilisasi Massa
Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan untuk menggerakkan orang-orang di sekitarnya. Dalam konteks pendidikan, guru tidak hanya mendidik anak-anak, tetapi juga mampu menginspirasi rekan sejawat dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik.
2. Mengagendakan Perubahan
Pemimpin sejati tidak hanya berdiam diri dengan kondisi yang ada, tetapi berani melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Dalam dunia pendidikan, perubahan bisa berupa inovasi pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, atau penguatan karakter peserta didik.
3. Mampu Memproyeksikan Masa Depan
Guru sebagai pemimpin harus memiliki visi yang jelas tentang masa depan. Tidak hanya melihat kebutuhan saat ini, tetapi juga menyiapkan strategi jangka panjang agar pendidikan TK Aisyiyah terus berkembang dan relevan dengan tantangan zaman.
4. Memadukan Visi, Misi, dan Strategi Secara Sistematis
Sebuah visi tanpa strategi hanyalah mimpi. Oleh karena itu, pemimpin yang efektif adalah mereka yang mampu merancang program kerja yang konkret dan sistematis, sehingga visi dan misi yang telah ditetapkan dapat diwujudkan dengan nyata.
Pesan Akhir: Pemimpin yang Mampu Melaksanakan Program
Sebagai penutup, Dra. Rukmini Ammar menegaskan bahwa dalam kepemimpinan, yang paling penting bukan hanya mereka yang memiliki ide besar, tetapi mereka yang mampu merealisasikan program secara nyata. Pemimpin yang diharapkan adalah mereka yang tidak hanya berbicara, tetapi juga bekerja dan membawa hasil yang konkret bagi kemajuan pendidikan TK Aisyiyah.
Pidato inspiratif ini memberikan semangat baru bagi para peserta Musywil V IGABA Jawa Timur untuk terus berkembang, tidak hanya sebagai pendidik tetapi juga sebagai pemimpin perubahan dalam dunia pendidikan anak usia dini.
(Kontributor: Tim Website ‘Aisyiyah Kota Madiun)